Selasa, 08 November 2011

A SMILE :)

- A SMILE -


it cost nothing, but creates much
it enriches those who receive, without impoverishing those who give
it happens in a flash, and the memory of it lasts forever

none are so rich they can get along without it and none so poor but are richer for its benefits
it creates happiness in the home, fosters good will in at business, and is the countersign of friends
it is rest to the weary, daylight to the discouraged, sunshine to the sad, and nature's best antidote for trouble

yet it can not be bought, begged, borrowed, or stolen... for it is something that is no earthly good to anybody till it is given away...
if someone is to tired to give you a smile, leave one of yours
for, nobody needs a smile so much as those who have none to give

***
(author unknown)


HAVE YOU SMILE TODAY?


Senin, 31 Oktober 2011

Today Quotes #2

"A man who is a master of patience is master of everything else."
(George Savile)

Jumat, 28 Oktober 2011

Naskah SOEMPAH PEMOEDA


Mereka yang mendengungkannya tidak mati, kawan...
Hanya tertidur, dalam pelukan bunda pertiwi
Kini giliranmu...
Sadarlah!!!
Apa yang kau tunggu untuk bangkit dan bergerak?
Haruskah mereka memekik dari balik tanah liat?
Haruskah jasad mereka luruh di hadapanmu?
Tanggalkan jubah egomu, lepaskan penyumbat telingamu, keluarlah dari gua nyamanmu...
Di sini, ibu pertiwi menunggu uluran juangmu...
Pemuda...

PARADE 100 PUISI SUMPAH PEMUDA - Dua Delapan Sepuluh

- Dua Delapan Sepuluh -


Dua delapan sepuluh.
Urat-berurat menonjol, memekik : SATU!
Adakah kau lupa, Pemuda?


Dua delapan, harusnya kau saksikan.
Etnonasionalisme diikrarkan.
Laskar hijau, membulat tekad, mendobrak ketertindasan.
Asa mereka tak mati bersama raga.
Padamu kini, tanggung jawab digulirkan.
Akankah kau sia-siakan?
Negerimu memanggil, Pemuda, dengarlah....


Sepuluh, pada tahun yang telah luruh.
Engkau yang tertidur, bangunlah!
Pekikan masa silam itu, sahutlah!
Usang tak sanggup menyentuh sumpah ini.
Lepas jubah egomu, raih jabatan kami!
Untuk tanah tumpah darah, ibumu yang satu,
Hapus semua ragu, teriakkan bersamaku...


"KAMI, PEMUDA PEMUDI INDONESIA
MENGABDIKAN JIWA KAMI PADA SATU
TANAH AIR, BANGSA, DAN BAHASA
INDONESIA"



--------------------------------------------------------
Dua Delapan Sepuluh, Dua Ribu Sebelas 
- Silananda -





Minggu, 09 Oktober 2011

My New Antology "Kampoeng Satoe"





Alhamdulillaaah... telah lahir buku antologi saya dan teman-teman seperjuangan saya di Kampung tercinta KAMPOENG SATOE. Mau tahu serunya kampung kami? ;)


Selasa, 30 Agustus 2011

Wajah-Wajah Kayu Bapak (Antologi Nominator LCR Writing Revolution periode Januari-Mei 2011)

Buku Antologi Cerpen "Wajah-wajah Kayu Bapak"




Alhamdulillairobbil'alamin...
"Antologi Perdana WR dan Sebuah Kebanggaan
Memang dari awal antologi pemenang Lomba Cerpen Remaja yang diniatkan menjadi antologi perdana WR. Alhamdulillah, "Wajah Wajah Kayu Bapak" telah terbit dan sudah bisa dinikmati bersama secangkir capucino atau teh manis dengan pisang goreng atau semangka panggang, hihihi...
Antologi ini adalah warna sejati dari WR, unik, khas, lucu, haru biru, duka larah, cinta, rindu, dendam dan air mata. Sangat konflik dan penuh warna.
Buku ini juga mengkampanyekan budaya leluhur bangsa, "Topeng Malangan". Ini adalah cover buku pertama di dunia yang memasang foto Topeng Malangan. Tentunya ini sangat membanggakan." 
(Joni Lis Efendi Full - Direktur Writing Revolution)

==========================
========================
Judul : Wajah Wajah Kayu Bapak, Antologi Pemenangan Lomba Cerpen Remaja Nasional Writing Revolution, 2011
Penulis: Silananda, dkk
Terbit: Juli 2011
Tebal: 198 halaman
Penerbit: Leutikaprio
Harga: Rp. 42.000,00
ISBN: 978-602-225-040-1
Ongkos Kirim: Rp 10.000,- (Pulau Jawa) dan Rp 15.000 (luar Pulau Jawa)

Cara Pembelian:
Transfer uang pembelian termasuk ongkir: Rp 52.000 (Pulau Jawa) atau Rp 57.000,- (Luar Pulau Jawa) ke rekening LeutikaPrio:
*Bank BNI: 0211238297, an. ROCHMAWATI, SE
*Bank Central Asia (BCA): 8610169041, an. ROCHMAWATI
*Bank Mandiri: 1370007536226, an. ROCHMAWATI
*BANK SYARIAH MANDIRI (BSM): 0947033820, an. ROCHMAWATI

Kemudian SMS data pembelian buku kamu ke nomor 0821 38 388 988 atau bisa kirim ke PESAN Facebook Leutika Prio (tulis judul "PESAN BUKU") yang berisi: 

Jumlah transfer # ke rekening Leutikaprio yang mana (BCA/MANDIRI/BNI/BSM) # tanggal transfer # Judul Buku yang Dipesan # Nama Lengkap # Alamat Lengkap (sampai pos/Tiki) # nomor HP/telpon. 
(*mohon data ini diisi dengan lengkap supaya selamat sampai alamat.)

BURUAN BELIIIII YAAAAA ^^

Minggu, 22 Mei 2011

DEAR LOVE - sebuah buku antologi tentang cinta


Alhamdulillaah satu antologiku sudah terbit (beli yaaa...)  ^^
Inilah Antologi tentang cinta yang dihasilkan dari dua kegiatan lomba menulis flash fictions yang diselenggaraan oleh Hasfa Publishing. Setelah melalui seleksi, lomba FF pertama bertema perjodohan menghasilkan 75 tulisan. Sementara lomba FF kedua yang bertema long distance love menghasilkan 36 tulisan. Sungguh luar biasa sambutan Hasfriends terhadap kedua kegiatan ini.

Jumat, 22 April 2011

METEORA (Kisah Bintang Tak Bernama)



Mari, duduklah di sini. Biar kuceritakan padamu sebuah kisah, tentang cinta sebuah bintang yang tak bernama. Ketahuilah, bahwa di langit malam yang berpendar ada jutaan bintang yang hidup dan berkembang. Salah satunya adalah dia, sebentuk bintang yang tak bernama. Tak bernama karena bintang yang layak disebut hanya mereka yang berada di pusat konstelasi, sementara dia hanya bintang paling mungil yang berjajar rapi di sudut rasi virgo. Yang setiap harinya berbaris rapi dan berotasi mendampingi Spyca, sang ratu konstelasi. Dia hanya bintang pelengkap, yang tidak dikenal, yang tidak pernah diperhitungkan.

Minggu, 17 April 2011

Star Wars a la Writing Revolution

TENG…TENG….TEEEEENNNGGGGG!!!!! **mukul rantang kosong

Setelah mendapat ijin pakai bangeeetttttsss…. dari bang Joni & membaca masukan komen teman-teman serta mas Bambang, hasilnya saya suka usul mas Bambang. **karena berkeadilan sosial bagi seluruh warga he he he he
Sebelumnya mohon dicatat! Sekali lagi di caaaattttaat! Acara ini bukan lomba, hanya untuk suka-suka dan berbagi cinta serta SEMANGKA.

Tema dan judul acara kita adalah "PERANG BINTANG".

Kamis, 14 April 2011

IRISH : Just a stupid (but funny) game

Nemu permainan aneh ini di note FB Dosen saya, iseng-iseng dicoba aja... tapi hasilnya lucu juga, hehehe :D

Kalo lagi boring dan ga ada kerjaan, just try this out! :)


Aturannya:

Rabu, 13 April 2011

Proyek Antologi "Anti Free Seks dan Narkoba" (Deadline: 27 Juni 2011)


            Pemuda, dipunggungmu terletak masa depan  bangsa yang lebih baik. Dipundakmu generasi tua meletakkan harapan yang penuh demi kemajuan bangsa. Bagaimana jika generasi ini terjerumus dalam ruang Seks bebas? Bagaimana jika generasinya diperbodoh oleh Narkoba?
            
            Upz; lebay... Kawan, kami mengajak saudara sekalian mencurahkan perasaan dan fikiran guna mengikuti proyek ini dengan tema “Anti Free Seks dan Narkoba”. Ceritakan harapan atau pengalaman kita (boleh pengalaman orang lain) asalkan mencantumkan nara sumbernya.

Selasa, 12 April 2011

Jauh Dalam Ingatanmu


Aku rindu. Tapi pada siapa, aku sendiri tidak yakin. Aku hanya merasa ada seseorang yang hilang, tapi aku tidak tahu siapa. Seseorang yang seharusnya duduk di sebelahku, menggenggam tanganku yang dingin, atau membisikkan kata-kata yang bisa membuatku tertawa. Kadang aku mengingat seraut wajah tanpa mengenalinya. Kadang aku mengingat urutan nama tanpa tahu seperti apa rupanya. Aku benar-benar merindukannya. Seseorang yang entah siapa.
***

Senin, 11 April 2011

Lomba Menulis Harian Malang Post

Harian Pagi Malang Post Menggelar “Lomba Menulis Cerpen

Lomba dibagi dalam dua kategori:
1. Pelajar SMA/MA/SMK.
2. Mahasiswa dan masyarakat umum.

Ketentuan:

Today Quotes #1

“If you can’t handle failure, you can’t handle success.” 
(John Maxwell)

Belum Usai

Bukit Semesta. Tahun keempat kepergianmu. Pada hari jadi kita yang ketujuh.
Kita bertemu lagi.
Aku mendongak, menghitung bintang di kelam malam. Kutunjukkan padamu Cassiopeia yang muncul malu-malu. Katamu itu hanya jajaran bintang tak berbentuk. Lalu kita mulai berdebat panjang.
Aku tersenyum diam-diam. Ah, ternyata kau masih sama. Cerewet dan keras  kepala.
“Hey, Sayang... aku merindukanmu.” Bisikku tiba-tiba, menghentikan cerocosmu.
Kau mendengus. Tidak jengkel, hanya sedang menahan tawa.
“Bagaimana denganmu?”
Tak ada jawaban. Kau menghilang. Benda di tanganku berkedip-kedip, kemudian mati. ‘Low Battery’ sekilas tadi terbaca. Sial!
 Aku bangkit. Pulang. Merutuki telepon genggam bulukku, sambil menahan rindu yang belum usai.***

Terjerat


Aku melihatnya, tidak sengaja, dalam keremangan malam tanpa cahaya. Buppha, ibu tiriku yang jahat, mengendap-endap seperti maling di dekat ranjang ayah. Meracik sesuatu dan memasukkannya ke dalam gelas ayah yang berisi cha yen[1]. Semalaman aku menebak-nebak apa kira-kira yang dimasukkan Buppha pada minuman itu. Tidak perlu penasaran terlalu lama, karena esoknya aku langsung mendapat jawaban.